BUGA - Laga ke-dua hari ke-4 Turnamen Amanah Besar Cup Ogowele, mempertemukan kesebelasan SMU Negeri 1 Dondo (SMANDO) Tinabogan dengan kesebelasan OGB Fc dari Ogowele Buga, Rabu (18/6/25).
Tim SMANDO yang dimanajeri Ilyas, diperkuat siswa terpilih dalam bidang olahraga sepak bola. Darah muda dari SMANDO tersebut mendapat sambutan hangat sekitar Lima ratusan penonton yang memadati lapangan Apoto Ogowele.
Adapun Tim OGB, satu dari dua tim desa Ogowele Buga yang akan tampil di ajang Turnamen Amanah Besar Cup 2025 ini, diarsiteki Saahrir, mantan pemain senior Ogowele Buga. Skuad OGB Fc diperkuat 4 pemain transfer andalannya, yaitu Sudirman, Andika, Israfil/Tondreng dan Bahrie.
Pertandingan yang dipimpin langsung oleh Nizar sebagai wasit utama didampingi Riki dan Wahab sebagai asisten.
Sejak tiupan pluit pertama tanda dimulainya pertandingan di babak pertama, tim OGB tampil menggebrak. Pada menit ke-13 OGB menciptakan gol melalui Bahri. Striker andalan OGB ini menciptakan gol pembuka. Disusul pada menit ke-17 gol cetakan Wahyu sehingga skor menjadi menjadi 2-0.
Tim SMANDO, asuhan Ilyas berusaha melakukan perlawanan untuk membalas gol yang telah dihasilkan OGB, namun tak merubah keadaan sampai babak pertama berakhir.

Usai turun minum, di babak kedua, Tim SMANDO berusaha keras melakukan perlawanan. Kerasnya permainan yang dihadirkan pemain SMANDO, pada menit 32, bukan dapat gol, malah Diho, pemain SMANDO Tinabogan justru membuat pelanggan keras sehingga wasit mengeluarkan kartu kuning pertamanya.
Seiring berjalannya pertandingan pada menit ke-43, terjadi pelanggaran, kali ini dilakukan oleh Pemain OGB Ogowele Buga, Aril Ortega. Pemain asal palu yang kini menetap di Ogowele Buga itu megganjanya dengan kartu kuning.
Meski beruntun kartu kuning, tak menyurutkan kerasnya pertandingan dan tempo permainan. Sejumlah pemain SMANDO Tinabogan terpaksa harus ditandu ke luar lapangan. Pun pergantian pemain terjadi berkali-kali.
Meski perlawanan keras dari SMANDO, stamina OGB Fc masih nampak prima. Mereka tetap bermain teratur dan terkendali. Hingga beberapa saat kemudian, Bahri pada menit ke-45 kembali menambah pundi-pundi golnya sehingga skor menjadi 3-0.

Kemasukan 3 gol, membuat pasukan darah muda SMANDO mengerahkan kekuatan penuhnya. Namun sayang tak membuahkan hasil hingga pluit panjang dari wasit Nisar berbunyi.
Pasukan darah merah SMANDO harus mengakui keunggulan OGB Fc dengan kedudukan akhir kemenangan Tim Ogowele Buga, 3-0.
Manajer SMANDO Tinabogan, Ilyas, usai laga itu mengakui ketangguhan lawannya.
"Memang mereka lebih tangguh, tapi juga memang penampilan tim kami rupanya bsedang payah," ujar Ilyas, yang diwawancara saat sedang mengevaluasi skuad 'perang' yang kalah telak di laga perdananya.
Meski demikian, Ilyas dan pasukannya mengalami kekalahan kali ini, mengaku tetap optimistis untuk bangkit dan memenangkan laga berikutnya.
Beberapa fans SMANDO yang merupakan teman sekolah para pemain mengaku agak kecewa atas kekalahan itu. Padahal espektasi mereka kemenangan akan direbut dengan keunggulan stamina fisik nanak muda. Namun faktanya justru mereka terlihat kepayahan dan 3 pemain sempat tumbang di tengah permainan.
Menjawab hal itu, manajer Ilyas mengatakan anak asuhnya memang sedang kecapean karena saat ini juga lagi mengikuti laga futsal di Tolitoli. Bum lagi sebagian besar sempat begadang malam Jepang bertanding.
Reporter: Suleman.